Soal Dugaan Skandal Kades, BMA Lebong Tunggu Bupati

LEBONG RU.ID – Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Lebong, Nedi Aryanto Jalal, meminta Pemkab Lebong dalam hal ini Bupati Lebong, Kopli Ansori, untuk menyikapi perkara yang menjerat oknum Kepala Desa (Kades) Daneu Kecamatan Lebong Atas, MS. Atensi ini, dikatakan Nedi, tentu sangat berdasar. Mengingat surat keputusan (SK) MS selaku kepala desa, diteken langsung oleh Bupati.

“Permasalahan MS, dimana foto intim MS dengan wanita lain itu sudah sangat meresahkan. Pak bupati harus bersikap. Ini menyangkut nama baik daerah,” tegasnya.

Selain pucuk pimpinan para pemerintahan desa. Orang nomor satu di daerah itu pula, dalam struktur BMA memiliki kans penting.

“Untuk adat, Bupati itu adalah Rajo. Dan apa yang dilakukan MS itu, juga telah mencoreng norma adat. Kami harap, pak bupati turut konsen menindaklanjuti permasalahan ini,” pintanya.

Senada, praktisi hukum, Reko Hernando, SH, turut angkat suara. Secara tegas putra daerah Lebong ini mendesak, pucuk pimpinan para kepala desa menindak tegas jika ada oknum kepala desa melakukan tindakan tak terpuji.

“Apalagi yang bersangkutan tahu, beredarnya foto intim itu. Ulah MS itu sudah mencoreng nama baik desa dan daerah. Harus ditindak tegas,” pungkasnya. (oce)

Tinggalkan Balasan