Seleksi CPNS dan P3K Batal, Ini Kata Bupati Lebong

TUBEI RU – Menyikapi banyaknya keluhan dari masyarakat atas kebijakan Pemkab Lebong yang menunda perekrutan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Perjanjian kerja (P3K) tahun 2021 di Kabupaten Lebong. Bupati Lebong, Kopli Ansori langsung memberikan penjelasannya.

Dikatakannya, tertundanya CPNS dan P3K Kabupaten Lebong ini, sudah menjadi pertimbangan khusus Pemkab Lebong. Ini dikarenakan kebijakan Kemenpan-RB dalam menyelenggarakan perekrutan dinilai masih terdapat beberapa peraturan pengadaan CPNS dan P3K non-guru, dan P3K guru 2021 yang belum ditetapkan oleh pemerintah.

“Ditundanya tes CPNS dan P3K ini, sudah kami pertimbangkan dengan sangat matang. Ini dikarenakan kita tidak menemukan regulasi mengenai aturan juklak dan juknis yang telah ditetapkan kementerian sehingga kami terpaksa belum melaksanakan perekrutan CPNS dan P3K di tahun ini,” kata Kopli, Selasa (29/6) sore.

Bahkan, Kopli membenarkan jika saat ini Kabupaten Lebong dalam pelaksanaan CPNS dan P3K di tahun 2021 untuk anggarannya sangat terbatas, dan tidak memungkinkan untuk melaksanan perekrutan abdi negara tersebut.

“Dikarenakan anggaran CPNS dan P3K ini belum tersedia, dan telah dipastikan deadlinenya telah habis, kami terpaksa menunda CPNS dan P3KK di tahun ini,” tukasnya.

Kendati demikian, Kopli menyatakan, akan memberikan solusi dan mencari manfaat terbaik untuk masyarakat Lebong. Karena masih banyak yang menjadi prioritas kedepannya, terutama untuk tenaga honorer yang bekerja di bawah naungan Pemkab Lebong.

“Yang jelas kami berbuat dan akan memberikan manfaat terbaik untuk masyarakat Lebong, dengan memprioritaskan tenaga honorer yang berada di lingkungan Pemkab Lebong. Kita akan perkuat lagi mulai dari pelayanan di bidang tenaga honorer yang berada di rumah sakit, bidang pendidikan guru dan bidang tenaga honorer lainnya,” pungkas Kopli. (oce)