Program BST Diperpanjang?

BANTUAN Sosial diharap benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga tak mampu.

ARGA MAKMUR RU – Program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang rencananya berakhir April, kabarnya diperpanjang pemerintah. Migrasi data 24 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Bengkulu Utara (BU) ke Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pun berpotensi tumpang tindih. Padahal, setidaknya 12 ribu KPM eks BST di daerah ini, sudah divalidasi Kementerian Sosial (Kemensos) via Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM).

Kepala Dinsos BU, Suwanto, SH, M.AP, saat dikonfirmasi radarutara.id mengaku belum menerima konfirmasi resmi, tentang adanya kabar perpanjangan bantuan dengan indeks Rp 300 ribu per bulannya itu.

“Kalau ada perpanjangan, biasanya ada surat dari Dirjen PFM,” kata Suwanto.

Disinggung soal migrasi eks BST ke BPNT atau Program Sembako? Mantan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (sekarang BKAD, red), menerangkan kalau daerah ini sudah menindaklanjuti instruksi Mensos. Tepat di penghujung April lalu, BU sudah menyampaikan 16 ribu usulan ke Kemensos. Data ini, lanjut dia, berdasarkan usulan berjenjang desa dan kelurahan yang diharap berdasarkan verifikasi faktual.

“Tindaklanjutnya? Kita masih menunggu pusat lagi. Jelasnya, usulan dari daerah sesuai mekanisme aturan, sudah disampaikan,” terangnya terkait pengiriman 16 ribu data dengan 4 ribu usulan dinyatakan Kemensos tidak memenuhi syarat itu. (bep)