Penumbuhan Young Creativepreneur oleh Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Bengkulu Menghasilkan Tenant Inovatif dan Modern

BENGKULU – Universitas Bengkulu melalui Inkubator Bisnis Teknologi (IBT), LPPM Universitas Bengkulu Melakukan program Penumbuhan Young Creativepreneur (YCP). Program ini ditujukan kepada kelompok mahasiswa aktif wirausaha untuk mendapatkan bantuan modal dan bantuan inkubasi dari Inkubator Bisnis Teknologi (IBT). Kegiatan ini dilakukan pada bulan oktober dan berakhir pada bulan desember 2020.

Generasi muda yang kreatif untuk menghasilkan karya yang inovatif di Universitas Bengkulu harus terus menerus diasah keterampilannya. Hal ini yang melatar belakangi penumbuhan Young Creativepreneur (YCP) menjadi sangat penting untuk dilaksanakan di Universitas Bengkulu. Tujuan utamanya ialah menghasilkan kelompok mahasiswa wirausaha yang modern dan kreatif untuk menghadapi perubahan jaman.

Tahap pertama, Dilakukan seleksi proposal bisnis dari seluruh pendaftar di universitas Bengkulu dengan total pendaftar sebayak 21 kelompok atau 84 orang yang tergabung dalam kompetisi ini. Selanjutnya dipilih 10 kelompok untuk maju ke tahap seleksi wawancara. Dari 10 kontestan yang diwawancara terpilih 4 kelompok yaitu Mr Lembu, Hirosfarm, Kosaku, Dan Baper

Tahap Kedua, Dilakukan Bimbingan Teknik finalis YCP terpilih. Bimbingan Teknis yang dilakukan yaitu Bimbingan teknis perancangan produk Creative, Bimbingan teknis proses produksi dan quality management, Bimbingan teknis analisis finansial, Bimbingan teknis analisis pasar dan strategi pemasaran modern, Bimbingan teknis manajemen Sumber Daya Manusia, Bimbingan teknis legal dan perizinan perusahaan,

Tahap ketiga, Memberikan hibah dana untuk bantuan modal produksi
Tahap keempat, Dilakukannya monitoring dan evaluasi proses aplikasi bisnis dilapangan. Pada tahapan ini Setiap kelompok akan dievaluasi bagaimana proses bisnis yang dilakukan, kendala dan hambatan serta prestasi-prestasi yang diterima selama beberapa bulan berjalan.

Kegiatan tersebut akan dilakukan selama tiga tahun berturut dengan output jumlah tenant usaha meningkat tiap tahunnya. Pada tahun ini IBT hanya merekrut 4 tenant untuk bisa menjadi binaan IBT hingga tiga tahun mendatang. Adapun tenant yang telah direkrut akan dijelaskan pada bagian dibawah ini :

Hiros Farm, merupakan tenant yang mengusahakan sayuran segar dan perlengkapan dapur dengan sistem pembelanjaan online dan pengantaran produk langsung ke tangan konsumen. Saat ini, sedang dikembangkan website penjualan dan memiliki orientasi menjadi marketplace sayuran dimasa yang akan datang. Bisnis ini berusia 10 bulan dan memiliki perkembangan pesat saat terjadi pandemic Covid-19. Dimana banyak konsumen yang memilih berbelanja sayur online dan diantar langsung ke rumahnya dibandingkan dengan berbelanja ke pasar dengan risiko penularan terhadap Covid-19 yang besar.


Mr. Lembu merupakan tenant kedua dengan produk lele bumbu beku, lele asap, dan ricebox lele dengan aneka sambal. Bisnis ini sudah berdiri selama 1 tahun dengan memanfaatkan bahan baku lele dari petani lele yang tergabung dalam kelompok tani lele. Kegiatan agribisnis ini merupakan kegiatan yang saling menguntungkan antara petani dengan pelaku usaha. Rencana kedepan dari Mr.Lembu ialah membuat rumah sasp untu memperbesar skala usaha lele asap, memperbaiki kemasan lele bumbu beku menggunakan vakum, dan memperbesar skala usaha lele dalam rice box.


Kosaku.id merupakan adalah jenis usaha startup berbasis digital sebagai platform media promosi kost-kostan pertama di Bengkulu. Kosaku.ID dibangun dilatarbelakangi rasa keinginan yang kuat untuk memberikan suatu inovasi ditengah permasalahan yang dihadapi masyarakat luas, sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan tidak hanya kepada pencari kost-kostan, tetapi juga kepada pemilik kost-kostan yang pendapatan mereka menurut sejak terjadi pandemic Covid19. Produk Kosaku.ID adalah kost-kostan mitra, yang akan dipromosikan di laman website resmi kosaku.id (https://www.kosaku.id), yang semua transaksi akan dilakukan melalui Kosaku.ID terlebih dahulu, setelah itu barulah konsumen akan diantarkan ke kost-kostan yang mereka inginkan tersebut. Saat ini sudah memiliki mitra kos-kosan mencapai 200 mitra untuk mempermudah mahasiswa mencari tempat tinggal.


BAPER ialah (Budidaya Ayam Kampung Super) pembesaran dan pembuatan secara mandiri DOC ayam kampung super. selain ayam kampung super, ayam arap juga dibudidayakan. Usaha ini membudidayakan ayam sejak dari telur dan menjual DOC ayam kampung yang ditetaskan oleh mesin penetas yang dibuat secara pribadi oleh ownernya. (**)