Pemkab Lebong Batal Gelar Tes CPNS dan P3K 2021?

TUBEI RU – Pelaksanaan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Lebong tahun 2021 ini dipastikan batal dilaksanakan. Ini lantaran minimnya anggaran yang disediakan Pemkab Lebong untuk pelaksanaan perekrutan calon abdi tersebut.

Anggaran yang tersedia dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong saat ini hanya Rp 120 juta. Alhasil, jumlah ini tidak mencukupi dan tidak memungkinkan untuk pelaksanaan tes. Sementara, berdasarkan regulasi Kemenpan-RB, pemerintah daerah diwajibkan menyiapkan anggaran setidaknya Rp 900 juta untuk dapat menggelar tes CPNS dan P3K.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong, Hj Nelawati, SP, MM, melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Apedo Irman Bangsawan, SH mengatakan, berdasarkan informasi terbaru yang diterima dari Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong. Dipastikan anggaran yang dibutuhkan Pemkab Lebong untuk pelaksanaan seleksi tes CPNS dan P3K tidak tersedia.

Kata Pedo, Rabu (23/6) kemarin, pihaknya telah dipanggil oleh Sekretaris Dearah (Sekda) Lebong, meminta untuk membuat surat pembatalan untuk disampaikan ke pusat.

“Sudah dipanggil Pak Sekda. Sudah dipastikan tahun ini Lebong tidak bisa melaksanakan seleksi tes CPNS dan P3K. Karena tidak tersedianya anggaran yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Lebih jauh Pedo menambahkan, Kamis (24/6) esok merupakan hari terakhir untuk entri data penyampaian laporan kepastian pengadaan pelaksanaan seleksi tes CPNS dan P3K Lebong ke sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.

“Untuk melaksanakan seleksi tes CPNS dan P3K ini dasarnya adalah anggaran. Karena anggaran yang kita butuhkan tidak tersedia. Maka sudah dipastikan Pemkab Lebong tidak akan membuka seleksi CPNS dan P3K tahun ini,” lanjutnya.

Terpisah, Sekda Lebong, H Mustarani Abidin, SH, M.Si membenarkan batalnya pelaksanaan seleksi tes CPNS dan P3K Lebong tahun 2021 ini.

“Ya. Dan dalam surat yang kita kirimkan ke pusat, untuk sementara meminta ditunda,” tulis Mustarani, saat dikonfirmasi melalui via pesan WhatsApp, Kamis (24/6) sore.

Menurut Sekda, dibatalkannya pelaksanaan seleksi tes CPNS dan P3K Lebong tahun ini, lantaran anggaran untuk menggelar seleksi tes abdi negara tersebut kurang.

“Terkendala anggaran. Sehingga tes CPNS dan P3K Lebong tidak bisa dilaksanakan di tahun 2021 ini,” demikian Mustarani. (oce)