MiChat, Kode Open BO dan Penipuan PSK

ARGA MAKMUR RU.ID – Banyak hal yang RadarUtara.ID temui saat bertemu Sephia. Mulai dari kapan Ia mulai masuk dalam “kehidupan malam”, pelanggan, suka dan duka, hingga aplikasi apa yang sering mereka gunakan untuk menerima pesanan. Jika pada umumnya orang menggunakan WhatsApp untuk berkirim pesan, kalangan Pekerja Seks Komersil (PSK) seringkali menggunakan aplikasi MiChat untuk dapat dikenali dan ditemui oleh “konsumen”.

Aplikasi besutan Michat PTE LTD ini merupakan aplikasi populer yang beroperasi di berbagai negara. Layaknya WhatsApp, Telegram, Line, KakaoTalk, WeChat, BeeTalk dan layanan perpesanan lainnya, MiChat digunakan untuk saling berkirim pesan, gambar, video dan aktifitas perpesanan lainnya.

MiChat juga memiliki fitur “teman sekitar” artinya, pengguna aplikasi ini dapat menemukan orang-orang yang menggunakan aplikasi serupa dalam kisaran jarak terdekat.

Fitur inilah yang menjadi andalan PSK untuk ditemukan oleh pengguna jasa mereka.

Menurut Sephia, PSK cukup memasang kode agar mudah dikenali jika dia bisa dibooking online (BO).

“Misalnya pada bagian tentang ditulis ‘sepi nih’ atau ‘temeni dong’ atau bahasa-bahasa menggoda lainnya yang bisa membuat orang tertarik untuk mengirimkan pesan. Bisa juga dengan memasang foto-foto seksi,” katanya.

Ditambahkannya, setelah mendapat pesan, biasanya pengguna jasa akan meminta foto, menanyakan lokasi, tarif, menawar harga dan jenis layanan yang diberikan. Jika sepakat, mereka akan janjian untuk bertemu di lokasi yang disepakati.

Hanya saja, Sephia mengaku ada beberapa PSK yang memasang foto tak asli atau foto yang sudah diedit terlalu cantik. Kemudian pada saat bertemu dengan pengguna jasa, mereka merasa tertipu dan terjadi keributan.

“Sering begitu. Di foto dan asli tidak sesuai, kemudian ribut karena pelanggan merasa kecewa dan tertipu. Kadang-kadang sudah bayar DP ternyata aslinya tidak sesuai,” lanjutnya.

Sementara, saat kami mencoba menginstal aplikasi ini, benar saja, fitur teman/orang sekitar dengan cepat dapat menemukan orang-orang yang menggunakan MiChat dalam radius beberapa kilometer.

Tak tanggung-tanggung, kode-kode yang disebutkan Sephia pun kami temui di beberapa orang yang memasang foto profil seksi. Ada juga pengguna dengan foto yang tak vulgar namun menuliskan ‘OP’ belum jelas apa maksudnya, namun sepertinya ini juga semacam kode bahwa Ia bisa dibooking. Bahkan, dengan foto seksi dan bio yang vulgar pun dapat dengan mudah ditemukan. (**)