Lanal Bengkulu Gagalkan Aksi Kawanan Perompak KMP Pulo Tello

BENGKULU RU – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu berhasil menggagalkan aksi kawanan perompak, yang membajak Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Pulo Tello di wilayah perairan Bengkulu. Aksi heroik penyelamatan yang dilakukan para prajurit Lanal itu, terlihat dalam simulasi operasi Visit Board Search and Seizure (VBSS).

Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P). Yudi Ardian mengatakan, simulasi operasi VBBS ini merupakan latihan tindakan penyelamatan, yang merupakan rangkaian Latihan Kemananan Laut (Latkamla) sementer I Tahun Anggara (TA) 2021.

“Dalam latihan, para prajurit membebaskan sandera dan KMP Pulo Tello dari pembajakan yang dilakukan kawasan perompak,” ungkap Yudi.

Menurutnya, sebelum simulasi dilakukan, para prajurit terlebih dahulu diberikan beberapa materi selama 2 hari di Mako Lanal Bengkulu dan kemudian baru dipraktekan. Dalam upaya penyelamatan ini, para prajurit harus memahami Mission Planning, teknik memasang tangga dan memanjat ke geladak, teknik bergerak di geladak kapal, dan pertempuran dalam ruangan.

“Kemudian penanganan terhadap musuh yang tertangkap, penanganan terhadap korban terluka, halang rintang, serta landasan atau dasar hukum. Latihan VBSS ini kita laksanakan selama 2 pekan kedepan, yang lokasinya di sekitar perairan laut Kabupaten Mukomuko sampai perairan laut Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu,” kata Yudi, Jum’at (25/6).

Ia menerangkan, skenario operasi disusun dengan adanya laporan intelijen yang akurat, bahwa adanya tindak kejahatan di laut terhadap kapal yang berada di perairan Bengkulu.

“Dimana para kawasan perompak ini dalam beraksi melakukan penyanderaan terhadap nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK), serta menguasai KMP Pulo Tello,” terangnya.

Kemudian, lanjut Danlanal, Tim VBSS Lanal BKU yang diterjunkan, berhasil menggagalkan aksi tersebut, hingga para pelaku dapat dilumpuhkan dan diamankan di Mako Lanal Bengkulu.

“Dalam skenario juga, seorang pelaku dinyatakan meninggal dunia karena terlibat baku tembak dengan Tim VBSS saat melakukan upaya penyelamatan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, simulasi operasi VBSS merupakan bagian dari penindakan terhadap tindak pidana di laut, yang terjadi perairan Bengkulu.

“Melalui latihan kita kita menargetkan prajurit Lanal Bengkulu kedepannya memiliki naluri tempur, yang tentunya sesuai dengan prosedur dan tahapan,” demikian Yudi. (tux)