Jalan Rusak, Warga Tagih Janji Pemprov Bengkulu

KERKAP RU – Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A diklaim telah menjanjikan pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Janji itupun saat ini mulai ditagih masyarakat. Pasalnya, akses jalan tersebut sudah sangat sulit dilalui oleh para pengendara, lantaran berlubang.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Kerkap, Yahadi mengatakan akses jalan di wilayah Kecamatan Kerkap yang menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi Bengkulu sebagian besar mengalami rusak berat. Sementara itu, kerusakan jalan antara Desa Tanjung Putus hingga Desa Penyangkak, kurang lebih sepanjang 1,5 KM telah dijanjikan pembangunannya pada tahun 2021 ini oleh Gubernur Bengkulu.

“Saat mengecek jembatan di desa kami. Beliau (Gubernur Bengkulu, red) telah berjanji. Jika beliau terpilih lagi jadi Gubernur, di tahun 2021 ini jalan tersebut akan dibangun. Tapi faktanya, sampai pertengahan tahun ini tak ada kejelasan,” ujar Yahadi yang juga Kades Penyangkak, Rabu (7/6/2021).

Pihaknya mengaku, atas tidak adanya kejelasan itu. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kerkap. Versi Camat Kerkap, lanjut Yahadi tahun ini tidak ada pembangunan jalan. Melainkan hanya akan dilakukan pembangunan saluran drainasenya antara Desa Penyangkak menuju Desa Tanjung Putus.

“Keterangan Camat itu diperoleh karena beberapa waktu lalu Wakil Gubernur Bengkulu sudah turun ke desa kami,” jelasnya.

Atas kondisi itu, pihaknya berharap, janji yang sebelumnya telah disampaikan pada masyarakat, agar segera direalisasikan. Sebab, akses jalan yang ada sangat sulit dilalui, terutama ketika musim hujan tiba.

“Saya sudah berulang kali ditanya oleh warga. Sebab, ketika itu Bapak Gubernur menjanjikannya di depan masyarakat dan juga para kades di Kecamatan Kerkap,” lanjutnya.

Sementara itu, Alaihi warga desa setempat juga menuturkan. Akses jalan di wilayahnya itu, bisa dikatakan tidak lagi bisa dilalui oleh kendaraan kecil, seperti mobil sedan. Sebab, lubang jalannya sudah dalam.

“Mungkin kondisi itu bukan hanya kami rasakan. Tapi juga Bapak Wakil Gubernur Bengkulu sudah merasakan juga. Sebab, mobil sedannya waktu datang ke sini sempat nyangkut di jembatan dan di jalan yang berlubang itu,” tandasnya. (sfa)