Heboh Dana Haji Untuk IKN

ARGA MAKMUR RU.ID – Paceklik anggaran pendanaan Ibu Kota Negara Nusantara yang mulai merogoh APBN, mulai dibarengi silang informasi keliru di rerimba maya. Muncul informasi, dana haji dipakai mendanai pembangunan IKN yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Utara tersebut. Kanal resmi Kemenag, cepat merespon. Kabar itu Hoaks. Di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) saja, setoran awal haji yang dikelola Badan Penyelenggara Kuangan Haji (BPKH), setidaknya mulai mengarah pada angka Rp 100 miliar atau Rp 91,7 miliar. Angka itu dihitung dari jumlah daftar tunggu 3.670 orang (data Maret 2022,red) dikalikan setoran awal Rp 25 juta.

Kepala Kantor Kemenag Bengkulu Utara (BU), H. Ajamalus, MH turut menegaskan, kabar dana haji digunakan menyokong pembangunan IKN adalah Hoaks.
Versinya, dana haji yang dihimpun dari setoran awal haji dan dikelola oleh BPKH itu, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Dana haji digunakan membangun IKN adalah hoaks,” kata Ajamalus, seirama tentunya dengan rilis medsos resmi Kementerian Agama RI “Narasi Menag Minta Dana Haji untuk IKN itu hoaks,” begitu dilugas Kemenag via instagram @kemenag_ri, kemarin.

Dia menambahkan, 92 orang Calon Jamaah Haji (CJH), saat ini tengah dalam proses pengurusan nomor porsi yang menunggu tuntas pelunasan selisih kurang, sesuai dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang sudah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 38,9 juta perorangnya.

Namun dia menambahkan, pelunasan kekurangan BPIH terbaru itu, bukan menjadi kewajiban bagi CJH. Teknisnya, kata dia, akan dilakukan oleh Kemenag. Anggarannya dari mana? sumbernya dari optimalisasi dana haji yang dikelola oleh BPKH.

Nanti dibayarkan di bank. Baru kemudian dikonfirmasikan kepada CJH, untuk kemudian menerima nomor porsi. Saat ini tengah dalam proses pasport,” pungkasnya. (bep)

__Terbit pada
9 Mei, 2022
__Kategori
News