Dukcapil dan Kemenag Komitmen Keluarkan Tiga Kartu

Buku dan Kartu Nikah, KTP dan KK
MUKOMUKO RU.ID – Kabar baik bagi masyarakat yang melangsungkan pernikahan mulai Juni 2022 mendatang. Sebab pasangan yang sudah atau usai menikah, tidak lagi hanya mendapatkan buku dan kartu nikah. Tapi sekaligus mendapatkan tiga kartu. Yaitu buku dan kartu nikah, sekaligus mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP) dengan status perkawinan terbaru, dari lajang berubah menjadi kawin. Dan juga mendapatkan kartu keluarga (KK) yang langsung berisi sang laki-laki sebagai kepala keluarga dan anggota keluarganya, istri bersangkutan.

Layanan baru itu, inovasi dari Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko, H. Widodo, SH dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mukomuko, Dr. Abdianto, SH, M.Si, CLA.

“Perjanjian kerja sama kita ini, mengenai penyelenggaraan tertib administrasi kependudukan dalam pelayanan perubahan status perkawinan pada dokumen kependudukan Kemenag Mukomuko,” kata Sekretaris Dukcapil Mukomuko, Evi Busmanja, M.Si.

Ia optimis, program tersebut akan langsung dapat dimulai dalam minggu ini juga. Terlebih lagi sudah dibahas hingga ke hal teknis bersama Kantor Kemenag Mukomuko.

“Sudah bisa dimulai dalam minggu ini,” kata Evi.

Hal senada diungkap Kakan Kemenag Mukomuko, H. Widodo, S.HI.

“Insya Allah, mulai besok sudah bisa. Karena hal tersebut sudah dibicarakan, terkhusus soal teknis,” kata dia.

Ia pastikan, yang mendapat layanan tersebut, seluruh pasangan yang melangsungkan pernikahan yang tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Artinya, bagi yang menikah siri, dipastikan tidak akan mendapat layanan demikian. Kemudian layanan itu tidak terbatas pada pasangan yang menikah, yang sebelumnya berstatus gadis dan perjaka. Tapi juga diberikan kepada yang menikah, baik itu antara duda dengan gadis, duda dengan janda ataupun perjaka dengan janda.

“Semua pasangan dapat, selagi menikah yang pernikahannya itu tercatat di KUA. Sebab dengan membangun keluarga baru maka akan merubah susunan kepala keluarganya dan kartu keluarganya,” ujar Widodo.

Pihaknya optimis, tidak ada permasalahan dalam penerapan di lapangan. Sebab program itu, juga telah disosialisasikan dan dibincangkan dengan seluruh operator aplikasi Sistem Informasi Manajemen Menikah (Simkah) di 15 KUA se-Kabupaten Mukomuko.

“Makanya acara hari ini, kita hadirkan seluruh Kepala KUA dan operator SIMKAH se-Kabupaten Mukomuko,” demikian Widodo. (rel)

__Terbit pada
21 Mei, 2022
__Kategori
Mukomuko